Same talent .. Same educational background.. Same family’s background .. Same company’s starter… but big different career path / success ..

Banyak hasil akhir / output yang sering menjadi pertanyaan bagi kita dalam menjalani kehidupan dalam dunia kerja. Simple question seperti “Mengapa karir dia lebih bagus dari saya padahal effort yang kami keluarkan sama” … dan terbentuklah ungkapan “Orang pintar kalah dengan orang yang beruntung”.. Well, kita bahas mengenai kata “luck”/”beruntung”, Seberapa jauh kah “luck” membawa kita? Pertanyaan yang sulit dijawab karena definisi “beruntung” berbeda-beda pada semua orang.. Tapi ada hal yang ingin saya cermati pada pertanyaan ini. Definisi “sukses”, apakah “sukses itu”

One of my friend ever told me, for him, success is when you can sleep at night without worry. Some other, told me that success is when everything goes as what you planned. For me, success is continuity. I’m kind of person who want many things in life.. (guess that’s normal, isn’t it?), Same people, same gender, same university, same group but can make a different output and description about success or life.

One thing I learn, hidup itu bukan kompetisi. Orang-orang sukses tidak berkompetisi dengan orang lain, melainkan give chance to their self to bring out the best potential they have. Kompetisi dengan orang lain, menghasilkan sakit hati (jika kalah) ataupun arogan (jika menang). But we knew exactly, life is not about winning or losing.

Ada yang hidupnya sukses, mendapatkan pekerjaan yang hebat, memiliki keluarga yang utuh, dapat tidur nyenyak setiap hari, jabatan yang tinggi, team kerja yang support, mertua yang baik, dll.. Beberapa orang iri dengan kesuksesan orang lain, iri dengan kebahagiaan orang lain, iri dengan jabatan orang lain, dll. Well, iri adalah normal. We just a human. Tapi kalau mau “iri” terus, you not gonna enjoy life..

Instead of feeling “envy”, change your perspective in life. “halaman tetangga tidak selalu lebih hijau dari halaman kita”. Mau membandingkan halaman orang dengan halaman kita, tidak akan ada habisnya, kenapa tidak berusaha membuat hijau halaman kita sendiri? Hidup itu bukanlah lomba lari / tempat pacuan. Tidak ada garis finis. Tidak ada piala. Hidup itu sendiri sudah merupakan piala buat kita.

Fokus pada garis akhir (lets called it “goal”) adalah penting, tapi terkadang saat kita terlalu focus pada orang lain, kita tidak menikmati pemandangan kita. Ibarat naik kereta api menuju stasiun tujuan, why don’t we look surround us instead of focus what is in front of us. Cause when you focus on thing, you not gonna aware for what happen surround you.

Menjadi sukses itu penting buat kenyamanan kita, namun menjadi bahagia itu penting untuk kesuksesan kita. Memang tidak sesukses “mereka” namun we are better than we used to be, isn’t it?

Stop talking about success, stop envy with what other’s have, why don’t we just enjoy our ride and make success happen. Cause one thing I know for sure, Life isn’t waiting … Let’s create happy moment and enjoy every single moment in life since life is just about sometimes

images

Advertisements