Lets Be Grateful

Cerita pagi ini dimulai saat pergi ke pasar gang baru bersama mama seorang (bukan satu2nya tapi ya mama biologis :D).. got many lesson to learn with our morning activity

  1. Lala VS Mama

Kebiasaan ibu2 mana pun adalah “menawar” saat di pasar.. dan ini dibuktikan ama mama. By the time, lala mau nya praktis (secara, lebih suka belanja di supermarket than market). Even saat membeli daging, I wish I can wear gloves dan si mama masih aja nonyol2 daging yang dibeli. Dan lesson learned adalah bahwa seorang ibu pastinya akan memastikan barang yang dibeli memiliki kualitas baik dan pastinya “murah”… (I guess I still need to learn about that)

  1. Market’s People

Tipe orang yang ada dipasar beraneka ragam. Ada yang temperamen, egois, hard selling atau bahkan acuh tak acuh dengan pembeli.

Yang temperamen : Saat dagangan masih sepi, hal sekecil apapun akan mengganggu emosinya. Terlihat saat ada kucing yang dianggap mengganggu, tak sungkan tukang semangka memukul dengan keras (luckily kucingnya langsung lari, kalau sampai kena, rasanya lala bakal pingsan)

Yang Egois : Saat jalan pasar hanya cukup untuk 2 jalur, masih ada yang bawa sepeda untuk berjalan berhimpitan dengan pejalan kaki tanpa menghiraukan yang lain. Atau ada juga yang tidak mau tetib sehingga asal menyerobot dan tidak memberikan kesempatan orang lain untuk jalan terlebih dahulu.

Yang Cerewet : saat kita sebagai customer ingin membeli sesuatu, sang penjual akan menawarkan dagangannya (even saat kita tidak butuh) dengan setengah memaksa dan memasukannya ke kantong belanjaan (karena menurutnya kita akan membutuhkannya).

Yang acuh ta acuh : Saat customer datang membeli ataupun bertanya akan barang dagangannya, penjual mala sibuk bercerita / bergosip dengan sesama penjual dan tidak menghiraukan pelanggan

  1. Begger

Saya menemukan ada pengemis di pasar yang duduk di tanah dan berbaju tidak layak/kotor. Pada saat dia meminta uang / mengemis, sempat terbersit untuk memberikan rupiah namun saat saya perhatikan, disebelah kanannya memegang rokok. Haish, piye to pak.. Daripada beli rokok ya mending belikan makanan saja.. dan seandainya rokoknya dikasih, kenapa tidak mmemperhatikan kesehatan sendiri.. #TepokJidat

  1. Ibu-Ibu Pasar

Ada suatu cerita yang sangat menyentuh hati and I do learn from that.. serasa ditampar dengan kenyataan.. saat seorang ibu mencari uang dengan menjual potongan cabai merah yang sebenarnya nominal nya tidak seberapa. Bayangkan kalau lala yang pegang cabai aja uda lebay.. (Tuhan, lala jadi tidak bersyukur).. dan saat si ibu makan hanya dengan nasi kecap dan tahu, sedangkan lala, suka makan ga dihabiskan.. (Jadi ngerasa bersalah sendiri)..

A lot of things I saw in the market that open my eyes.. My life is beautiful.. im ore luck than them.. im well educated.. I have a nice job.. I have a good income.. and Im sorry GOD, if I didn’t appreciate it much

a12a89c6977728cb117a268d2d0d6881

 

 

Love,

Lala

Advertisements