Melamar pekerjaan saat ini merupakan sebuah proses yang sangat crucial bagi para fresh graduate. Dimana mereka berkompetisi dengan pelamar-pelamar lainnya yang mungkin memiliki IPK lebih dari rata-rata atau pengalaman kerja/pengalaman berorganisasi yang luar biasa.

Namun hal ini bukanlah sebuah momok yang menakutkan dalam proses aplikasi lamaran pekerjaan, yang terpenting adalah kita tahu bagaimana membuat surat lamaran dan resume yang menarik serta menjual.

Ada beberapa trik yang akan saya bagi disini mengenai cara membuat surat lamaran ataupun cv yang sederhana namun menjual. Mengapa proses ini dianggap penting? Karena ini adalah proses pertemuan pertama kali antara perusahaan dengan diri pelamar sebelum adanya proses psikotes serta interview.

Sebelum kita bahas mengenai CV, perhatikanlah hal-hal yang seharusnya tidak ditulis didalam CV, antara lain :

“Unrelated Interests , Boring Words and Resume Cliches, Vague Objectives, Lies and/or Exaggerations”

Poin yang disampaikan sangat mudah. Bagaimana perusahaan dapat melirik anda jika sebenarnya anda tidak memiliki minat yang sama dengan yang mereka harapkan? Penggunaan kata-kata “pekerja keras, memiliki motivasi tinggi, detail oriented,dll” dianggap sebagai kata-kata yang membosankan dalam CV anda. Selain itu penggunaan kata-kata yang menjanjikan seperti “akan membuat perusahaan ini berkembang dll” juga dianggap sebagai hal yang samar (tidak dapat dinilai). Selain itu, jangan pernah berbohong mengenai diri anda.

CV (1)

What is a CV?

“Curriculum Vitae: an outline of a person’s educational and professional history, usually prepared for job applications. Another name for a CV is a résumé.”

Secara garis besar dapat diartikan bahwa CV adalah “dokumen pemasaran” tentang bagaimana anda “menjual diri” anda kepada perusahaan. Dimana anda diminta untuk “menjual” kemampuan, keterampilan, kualifikasi serta pengalaman anda.

Informasi yang harus tertuliskan di CV antara lain personal details, education and qualifications, work experience/organization experience, interest & achievements, skills and reference.

Untuk pendidikan, silakan ditulis pendidikan terakhir saja. Sama halnya jika anda pernah mengikuti organisasi / telah memiliki pengalaman kerja sebelumnya, silakan jelaskan dengan singkat kegiatan anda disana. Dengan siapa anda berhubungan, apa yang anda dapat selama mengikuti organisasi tersebut, apa jabatan anda dan apa tanggungjawab anda. Bagi penulisan referensi, anda dapat mencantumkan nama dan no telp dosen pembimbing anda/ ketua organisasi/ atasan anda di pekerjaan terdahulu.

Jika memiliki sertifikat pelatihan, silakan tuliskan pelatihan yang memang memiliki hubungan dengan posisi yang anda lamar. Penulisan CV tidak harus sama satu dengan yang lain. Kita boleh membuat lebih dari satu CV untuk lebih dari satu posisi yang ingin dilamar. Pada CV, boleh saja mencantumkan blog / sosial media seperti twitter, facebook atau linkedIn. Selain itu, pakailah alamat email yang representative.

Penulisan CV tidak lebih dari dua lembar kertas A4, dimana penulisannya harus singkat, informatif dan to the point. Pemilihan font yang sesuai juga sangat penting saat menuliskan CV. Bagi penulisan CV dengan menggunakan bahasa inggris, ada baiknya melakukan pengecekan spelling & grammar sehingga tidak melakukan kesalahan penulisan yang akan merujuk pada kesalahan persepsi.

Yang paling penting dalam menulis CV adalah “Targeting your CV”. Apa posisi yang ingin dilamar? kira-kira posisi itu membutuhkan pekerja yang bagaimana? dengan kompetensi apa? nah, silakan langsung mentargetkan CV anda pada posisi tersebut. Sebagai contoh : Ingin melamar menjadi seorang marketing, silakan langsung mentargetkan CV anda sebagai berikut “saya adalah pribadi yang ceria dan menyukai interaksi dengan orang lain. Bergabung pada kelompok-kelompok sosial diluar universitas mengajarkan saya bagaimana berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda minat serta karakter. Sehingga saya dapat dengan mudah berkolaborasi dan bekerja sama dengan orang lain”.

Selain penulisan CV, harus diperhatikan juga pengiriman CV via email. Bagi pengiriman CV via email, CV lebih baik dibuat dalam format PDF dan di lampirkan pada attachment dan yang pasti, dibutuhkan surat pengantar pada email tersebut yang dituliskan di email bukan di attachment.

Covering Letter / Surat pengantar / Surat lamaran pekerjaan memiliki peranan yang cukup besar untuk menentukan apakah perusahaan akan melihat CV anda/tidak. Pada CL (covering letter), kemampuan menulis anda sangat dilihat. Bagaimana anda “menjual” kemampuan anda dan menunjukan bahwa anda sangat tertarik bekerja di perusahaan tersebut.

Ada empat struktur / paragraph penulisan CL yang dianggap singkap, padat dan jelas. Antara lain :

– Paragraf pertama : Tuliskan dimana anda mengetahui lowongan pekerjaan tersebut, posisi apa yang ingin anda lamar dan di kota apa (terkadang perusahaan besar membutuhkan banyak karyawan untuk beberapa posisi dan beberapa kota).

– Paragraf kedua : Apa yang membuat anda tertarik bekerja pada posisi tersebut? Apa yang anda ketahui tentang perusahaan yang anda lamar dan mengapa anda tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut

– Paragraf ketiga : Rangkumkan kekuatan-kekuatan anda / sisi yang ingin anda tonjolkan dari diri anda (targeting your position), gabungkan dengan minat/keterampilan yang anda miliki dan sesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan

– Paragraf keempat : Tuliskan kapan anda dapat dihubungi untuk proses selanjutnya, dan dimana mereka dapat menghubungi anda (email/telp), Jangan lupa ucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan atas kesediaan mereka untuk membaca CL anda

Yang harus diperhatikan pada penulisan CL adalah, penulisan bahasa yang baik dan benar. Singkirkan bahasa/kata-kata yang membosankan dan ambigu. Buatlah CL sesederhana mungkin namun cukup informatif. CL adalah gerbang awal bagi perusahaan untuk dapat mengenal pribadi anda lebih baik lagi.

Menurut penelitian, perusahaan hanya membutuhkan 45 detik dalam memutuskan apakah CV/CL tersebut menarik/tidak. Diterima/tidak. Karena itu, buatlah CV/CL dengan menarik, informatif namun singkat. Sehingga perusahaan ingin mengenal anda lebih jauh lagi.

So, are you ready to “sell” your self and attract employer to gain more information about you through your CV?

– Good Luck –

Ps : Feel free to put comment below for any question or follow me at La2Gig (Twitter) – Patricia Yuanila (LinkedIn) – Lala Gig (Facebook)

Advertisements