Hidup terkadang tidak selalu senang dan bahagia saja.. kadang kita akan ditempatkan dalam kondisi tidak bahagia – kekurangan – bahkan sakit. Karena hidup memang tidak sempurna, Masing-masing dari kita pun tidak sempurna dan kita tidak lahir dengan segala hal yang sempurna.

Beberapa bulan ini, saya mencoba menghasilkan uang dari hobi saya membuat kue. Dan itu berjalan cukup baik sampai saat ini, dan saya harapkan masih berjalan baik seterusnya. Namun saya masih menganggap bahwa baking masih merupakan additional income into my life.. Baking is one of my hobbies i cant say its my profession. And Im happy to earn money from my hobby.

Dulu ada seorang cust yang suka BBM dan mulai menanyakan mengenai awal mula baking, bagaimana pemasarannya, dll. Bisa dibilang dia adalah orang yang sangat menyebalkan yang pernah ada di kontak BB saya :). Hal yang saya ingat sekali pada waktu itu adalah saat dia bertanya kapan saya mulai baking. Jawaban saya adalah “sejak kecil saya suka bantu orangtua di rumah. Dan kebetulan ada alat-alat yang bisa dipakai dirumah sehingga akhirnya mulai suka membuat kue”. Jawabannya adalah “wah, enak ya soalnya dirumah kamu sudah ada alat-alat. Kamu kaya sih. Beda dengan saya. Saya itu miskin”

Menyebalkan sekali berbicara dengannya dan saya hanya menjawab “kaya dan miskin itu sama saja, niat yang membedakannya”. Saya ingin sedikit berbagi mengenai pengalaman hidup saya. Sejak saya melanjutkan kuliah S2, hampir bisa dikatakan bahwa biaya hidup saya sudah tidak ditanggung orang tua. Saya sudah pernah merasakan beberapa bulan tidak ada pemasukan dan harus mengambil uang dari kartu kredit untuk biaya hidup dan bayar kost. Tapi semua terlampaui dengan baik..

Dalam pekerjaanpun, pada tahun-tahun awal kami, kami mengalami saat-saat sulit dimana tidak ada pemasukan, namun kami bertahan. Kami percaya dan kami berusaha lebih giat. Sama seperti saya memulai hobi saya buat kue sebagai additional income. Saya tidak mempunyai oven yang mahal ataupun mixer ala bakery. Saya hanya mempunyai mixer tangan dan oven tangkring. Saya membuat kue dari peralatan yang saya punya meskipun itu memakan waktu lama.

Dan saat ini, saya pun masih tidak mempunyai mixer ala bakery, saya mendapat pinjaman mixer bosch dari mama saya dan akhirnya saya bisa membeli oven gas untuk memudahkan pengerjaan kue saya.

Inti dari beberapa cerita ini adalah TUHAN tidak akan turun ke bumi dan mengatakan kepadamu secara langsung “Hai, Kamu pasti akan sukses”. Saya masih jauh dari kata sukses, tapi saya sudah mengalami apa itu “start”. Dan saya sudah melalui jalur “start” tersebut..

Bagaimana jika dulu saya berkata “saya tidak punya mixer mahal ataupun oven gas, bagaimana saya bisa sukses membuat kue?” / “saya tidak punya uang untuk membayar kost dan biaya hidup, bagaimana jika saya menikah saja sehingga beban ekonomi saya berkurang?” / “bagaimana jika saya mencari pekerjaan lain saja karena sudah beberapa bulan saya tidak mendapatkan penghasilan?”.

Dalam hidup akan banyak “JIKA”, yang perlu dilakukan adalah “Berjalan maju”.. Seandainya dulu saya mudah menyerah, maka tidak akan ada #Delice di Semarang, Tidak ada gelar sertifikat “Psikolog” di Lemari berkas saya, Tidak ada penambahan nama “Giguere” di belakang nama saya, dan banyak lagi…

Kita tidak tau seberapa dekatnya kita dengan Impian / Tujuan kita. Mungkin sudah dekat atau mungkin masih jauh, Namun jangan pernah menyerah. Apapun yang terjadi dalam hidup kita pasti akan mendewasakan kita.. Karena itu, tetaplah bersyukur… Start your goal with “action” instead of “willing”.. Willing take you nowhere..

Happy Chasing and Realizing your Goal… (^_^)

Lala

Advertisements