Akhir-akhir ini saya sudah memiliki gambaran mengenai tulisan yang ingin saya tulis namun entah bagaimana dan dimana harus memulainya. Yang saya tau tulisan saya ada kata-kata “footprints”. Karena bingung mau kasih judul apa namun setelah dipikir-pikir “footprints” pasti lucu.. :). Ditulisan ini, Saya hanya sekedar membagi pemikiran saya dan pengalaman saya mengenai kehidupan saya. Saya bukan penulis.. Bahasa saya jauh dari seorang penulis. Saya bukan pemain kata-kata namun saya bisa berkata-kata :D.

Well, Dalam kehidupan dewasa saya, seringkali saya melihat beberapa teman yang berubah menjadi seseorang yang “bukan” dirinya di masa lalu.. Mereka menjadi lebih dewasa, mereka menjadi lebih cantik, mereka menjadi lebih bahagia.. dan ini adalah proses perkembangan. Manusia memang berubah namun kata lebih tepatnya mungkin adalah “berkembang”.

Dalam kehidupan ini pun saya mengalami perubahan. Perubahan dari sisi emosi, bentuk badan ataupun dalam sisi kebijaksanaan. Setiap dari kita akan berusaha mengambil setiap moment entah itu pertemanan, pekerjaan ataupun percintaan untuk ditambahkan dalam diri kita. Tidak salah jika dikatakan bahwa sebenarnya, kita itu berkembang dari lingkungan sekitar kita. Kita berkembang dari orang-orang di sekitar kita.

Banyak dari orang-orang yang saya kenal dan mungkin saya sendiri yang tanpa sadar telah menyakiti orang lain, menghina ataupun tidak bijaksana dalam tindakan sehari-hari. Meskipun manusia dapat berubah, saya memiliki pemahaman bahwa “apa yang kamu torehkan dalam hidup seseorang akan tinggal dan membekas, entah bagaimana kamu menyikapi dirimu di saat itu”.

Orang-orang memang belajar dari masa lalu, demikian juga saya. Orang-orang memang berkembang menjadi lebih baik (dan bukankah seharusnya seperti itu). Namun berusha melupakan tindakanmu atau perkataanmu tidaklah berarti kamu menghapus moment tersebut dari hidup orang lain.

Dari tulisan saya terdahulu, saya selalu menekankan untuk menjadi orang jujur dibandingkan menjadi orang baik dan itulah prinsip hidup saya. Karena saya tidak perlu bersikap baik kepada orang lain karena “terpaksa”, saya tidak perlu pergi ketempat yang saya nyaman karena “terpaksa” ataupun saya harus bertindak manis karena “terpaksa” agar diterima di lingkungan orang-orang.

Yang saya pelajari dari lingkungan sekitar saya adalah, apapun tindakanmu.. apapun perkataanmu.. apapun kontribusimu… apapun perasaanmu.. pada saat itu, mereka (orang-orang) akan selalu menganggap kejadian itu adalah NYATA dan tidak semudah itu meminta mereka untuk menghapus apa yang kamu lakukan dengan kalimat “it’s my past, im not mean it, im force to”… -> Thats not in my dictionary of LIFE.

So, Maaf kepada mereka yang telah saya sakiti.. karena perkataan dan perbuatan.. yang semua itu saya sadari namun mungkin saya tidak peka jika itu menyakitkan. Inilah saya… 5 thn yang lalu… 10 thn yang lalu… dan mungkin 5 thn kedepan.. Im so brave to say “This is ME and YES, I did it…. YES, I said that.. ” Im happy for being me.. for being honest especially to my self.. and im happy for not wear any mask to be somebody else or to be loved/adored with other…

Ingatlah, Bahwa Apa yang kamu lakukan dan torehkan ke hidup orang lain akan membekas dalam hidup mereka… And you can’t erase it !!! Karena itu adalah bagian dari suatu moment dan exist di hidup mereka.. Karena itu, hati-hatilah dengan bahasamu.. Jagalah sikap dan perilakumu.. Bersikap jujurlah akan dirimu (^_^).

You are who you are and (Please) be proud of your self… If you can’t be like a eagle, It’s OK to be a dove. Dont Forget, You left your footprints when you step in to somebody’s LIFE

Advertisements